DJP Didesak Beberkan WNI Pemilik Rp18,9 Triliun yang Ditransfer ke Singapura
Tanggal : 03 Februari 2018 , Kategori : Berita , Dibaca : 7991 Kali , Penulis : Super User

JAKARTA — Kalangan politikus Senayan mendesak Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mengusut tuntas temuan aliran dana senilai Rp18,8 triliun melalui Standard Chartered Plc dengan melibatkan 81 orang warga negara Indonesia.

“Harus diusut tuntas agar tidak menjadi praduga-praduga di masyarakat. Yang tentunya semua pihak agar melihat ini lebih jelas, apa yang senarnya terjadi, kalau ada indikasi tindakan pidana bidang perpajakan ya harus diperjelas,” kata Ketua Fraksi PPP MPR Arwani Thomafi di Kompleks Parlemen, Selasa (10/10/2017).

Menurutnya, penelusuran tersebut diperlukan untuk memperjelas apakah ada unsur pencucian uang. “Aparat harus melihat secara komprehensif apa yang sebenarnya terjadi dengan dana itu,” ujarnya.

Menurut Arwani, jika ada yang mencurigakan ataupun data-data yang belum dilaporkan soal dana dari Guernsey, Inggris, ke Singapura itu, aparat bertanggungjawab untuk menelusuri agar Indonesia tidak dirugikan.