Bedah 1.000 Lapau untuk Sumbar
Tanggal : 23 Juli 2013 , Kategori : Aksi Sosial , Dibaca : 529 Kali , Penulis : Administrator

DIRESMIKAN DAHLAN ISKAN DAN GITA WIRJAWAN

Padang, Singgalang

Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan dan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan akan meresmikan program bedah lapau di Sumbar. Program yang digagas anggora DPR-RI asal Sumbar, H. Refrizal akan diresmikan Dahlan Iskan untuk Kota Pariaman Selasa (23/7) ini dan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan melakukan peresmian di Padang Pariaman pada Kamis (25/7). Sebanyak 1.000 lapau di Sumbar direncanakan akan dibedah sekaligus mendapatkan bantuan modal dan pengembangan usaha. Perihal program bedah lapau itu diungkapkan anggota DPR-RI, H. Refrizal yang berkunjung langsung ke Harian Singgalang, Senin (22/7). Didampingi Staf Ahli DPR-RI, M. Ridwan, Refrizal mengharapkan dengan peresmian oleh dua menteri ini akan menjadikan Sumbar sebagai pilot project program bedah lapau secara nasional. Bedah lapau merupakan program ekonomi kerakyatan yang digagas anggota DPR asal Pariaman ini. Menurut dia, mulanya kegiatan ini terinspirasi kegiatan turun ke lapangan yang selalu ia lakukan. Di kampung-kampung di Sumbar banyak terdapat lapau. Lapau menjadi pusat kegiatan dan ekonomi masyarakat. “Fokus program ini bagaimana memperbaiki perekonomian masyarakat kecil. Di Sumbar banyak lapau. Dengan menghidupkan lapau, berarti kita menghidupkan perekonomian masyarakat,” ujar Refrizal. Bermula bulan Desember tahun lalu, Refrizal mulai menjalankan program ini. Programnya sederhana saja, masyarakat mengusulkan lapau-nya untuk dibedah. Ia melalui tim kemudian memberikan bantuan perbaikan lapau sekaligus memberikan modal usaha secara cuma-cuma. Untuk akuntabilitas penerima bantuan, setiap lapau yang dibedah dilakukan peresmian dengan melibatkan masyarakat sekitar. Dengan demikian, si penerima bantuan menyadari semua orang mengetahui dirinya menerima bantuan. “Warga sekitar kan yang nanti berbelanja di lapau itu. Jadi, mereka bisa langsung tahu kalau bantuan itu digunakan sebagaimana mestinya. Si penerima juga akan merasa malu kalau bantuan itu digunakan untuk hal-hal lain,” ungkap Refrizal. Setiap meresmikan bedah lapau, Refrizal mengaku selalu menekankan agar bantuan itu bisa menjadi berkah. Artinya, benar-benar digunakan untuk menunjang usaha, sehingga tujuan utamanya untuk memberdayakan ekonomi masyarakat bisa terwujud. Bagi Refrizal sendiri, program ini bagian dari kegiatan reses yang selalu dilakukannya. “Ganti blusukan. Kalau blusukan kan hanya betatap muka dan menerima aspirasi masyarakat. Dengan bedah lapau, ada sesuatu yang kita tinggalkan untuk masyarakat,” tambah Refrizal. Saat ini sudah 100 lebih lapau di bedah. Lapau tersebut tersebar di berbagai daerah di Sumbar, mulai Bukittinggi, Agam, Pasaman, Pasaman Barat, Padang Pariaman, hingga Pariaman, termasuk 20 yang diresmikan Meneg BUMN di Pariaman dan 54 diresmikan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan di Padang Pariaman. Refrizal menargetkan ada 1.000 lapau nanti di Sumbar yang akan dibedah. Program ini memang berjalan perlahan karena anggarannya berasal dari dana pribadi. Karena itu menurut Refrizal, dirinya merangkul Meneg BUMN Dahlan Iskan dan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan agar kegiatan ini nantinya menjadi program nasional. Kementrian BUMN melalui program bina lingkungan lewat CSR perusahaan negara bisa mendorong program bedah lapau ini. Demikian pun Kementrian Perdagangan lewat pemberdayaan UKM-nya. Dengan dukungan kementrian ini menurut Refrizal, tidak hanya 1.000 lapau, namun diharapkan semua lapau di daerah ini bisa dibedah. Lapau memang identik dengan masyarakat Sumbar. Lapau tersebar di mana-mana. Bahkan, di satu kampung saja ada puluhan lapau. program bedah lapau ini tambah Refrizal nantinya akan dikembangkan, sehingga lapau-lapau itu nanti bisa menjadi sebuah outlet. Jadi, pemilik lapau tidak hanya duduk-duduk menunggu pembeli, namun juga ikut memasarkan produk, terutama produk khas daerahnya. Karena itu, pemilik lapau ini juga dibekali dengan ilmu pemasaran dan kewirausahaan. Untuk mendukung program bedah lapau ini, Refrizal melalui Refrizal Foundation juga melakukan pelatihan kewirausahaan. “Walaupun ini program dari inisiatif pribadi, bagi saya tak masalah ini bisa menginspirasi yang lain. Kita juga mendorong pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kabupaten dan kota menggerakan program yang sama. Lapau itu bisa menjadi kekuatan ekonomi yang besar di daerah kita ini,” ujar Refrizal. (009)

sumber


0 Komentar Pembaca:

Tambahkan Komentar via Website :
Nama *
Email *
Website
*